Sabtu, 30 Oktober 2010
Sistem Informasi Manajemen
1. Definisi SIM
Sebuah sistem manusia / mesin yg terpadu (integrated) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.
Konsep manusia/mesin berarti bahwa perancang sebuah sistem informasi manajemen harus memahami kemampuan manusia dalam mengambil keputusan
Sistem ini menggunakan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen, dan keputusan dan sebuah data base.
SIM digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi untuk pengolahan transaksi, penjelasan status. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari, lapisan ketiga terdiri dari sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen, dan lapisan puncak terdiri dari sumberdaya informasi untuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan tingkat puncak manajemen.
Komponen Pembangun SIM
Komponen Sistem Catatan
Hardware
Perangkat keras bagi suatu sistem informasi atas komputer (pusat pengolahan, unit masukan/keluaran, unit penyimpanan file, dsb) peralatan penyipan data dan terminal masukan/keluaran
Software Perangkat lunak dapat dibagi dalam tiga jenis :
1. sistem perangkat lunak umum, seperti sistem pengoperasian dan sistem manajemen data, yg memungkinkan pengoperasian sistem komputer.
2. Aplikasi perangkat lunak umum seperti model analisis dan keputusan
3. Aplikasi perangkat lunak yg terdiri atas program yg secara spesifik dibuat utk tiap aplikasi
File File yg berisikan program dan data dibuktikan dg adanya media penyimpanan fisik (pita komputer, paket piringan, dsb) yg disimpan dlm perpustakaan file. File juga meliputi keluaran tercetak dan catatan lain atas kertas, mikro film dsb.
Prosedur Prosedur merupakan komponen fisik krn prosedur disediakan dalam bentuk fisik seperti buku panduan dan instruksi. Tiga jenis prosedur yg dibutuhkan :
1. instruksi untuk pemakai
2. instruksi untuk penyiapan masukan
3. instruksi pengoperasian untuk karyawan pusat komputer
Operasi Personalia Operator komputer, analisis sistem, pembuat program, personalia penyiapan data, dan pimpinan sistem informasi
Para manager memberikan perhatian yg semakin besar pada manajemen informasi pd tahun-tahun terakhir ini karena :
1. Kompleksitas kegiatan bisnis yg meningkat
Bisnis memang selalu kompleks, tetapi sekarang ini lebih komplek dari pada sebelumnya. Semua perusahaan terkena pengaruh ekonomi internasional dan bersaing dlm pasar internasional, teknologi bisnis menjadi semakin kompleks, batas waktu untuk bertindak semakin singkat, dan terdapat pula kendala-kendala sosial.
2. Kemampuan Komputer yg semakin baik
Komputer di era tahun 1950dan 1960-an ukurannya masih besar dan kecepatannya masin rendah. Komputer-komputer ini ditempatkan dlm ruangan besar, dan hanya boleh dientus oleh para spesialis komputer. Para pemakai tidak pernah berhubungan langsung dengan komputer. Mereka tidak tahu cara menggunakan komputer dan takut untuk belajar.
Para pemakai sekarang, sebaliknya, sangat mungkin memiliki terminal, keyboard atau komputer mikro di ruangan mereka. Banyak komputer yg dihubungkan dg komputer lain dlm suatu jaringan. Mereka pun tahu cara pemakiannya.
3. Subsistem SIM
Subsistem sebenarnya hanyalah sistem di dalam suatu sistem. Ini berarti bahwa sistem berada pada lebih dari satu tingkat.
Evolusi SIM Berbasis Komputer
Usaha awal untuk menerapkan komputer dalam area bisnis difokuskan pada data. Kemudian terdapat lagi penekanan pada informasi dan pembuatan keputusan. Sekarang, komunikasi dan konsultasi mendapat perhatian besar.
Fokus Awal Pada Data
Selama periode pertengahan tahun enampuluhan, aplikasi komputer disebut electronic data processing (EDP). Istilah ini tidak sesuai untuk digunakan lagi. Ini berarti terbatasnya penggunaan komputer yg hanya untuk memproses data akuntansi. Istilah yg dipakai sekarang adalah data processing (DP).
Fokus Baru Pada Informasi
H.P Luhn dan Stephen E. Furth dari IBM mempunyai pandangan bahwa komputer dapat melakukan hal yg lebih dari sekedar memproses data. Mereka mengembangkan penggunaan komputer yg dikenal dg Information retrieval (pemanggilan informasi) pada akhir lima puluhan dan awal enam puluhan. Pemangilan informasi tidak melakukan kalkulasi ataupun akumulasi. Komputer hanya menyimpan data khusus, seperti judul, publikasi, atau catatan pengadilan. Ini merupakan langkah awal komputer sebagai sistem informasi.
Pada tahun 1964, diperkenalkan komputer yg menggunakan sirkuit chip silikon yg mempunyai kecepatan yg tinggi dan unit penyimpanan berkapasitas besar. Konsep MIS (Management Information System) dikembangkan oleh pabrik komputer sbg alat tambahan. Konsep MIS menandakan bahwa aplikasi komputer harus dilakukan untuk mencapai tujuan utama yaitu menghasilkan informasi manajemen.
Namun usaha ini banyak yang gagal di tengah jalan, karena kurangnya pemahaman umum mengenai komputer, pengabaian peranan manajemen oleh spesialis informasi dan peralatan komputerisasi yang mahal. Namun kesalahan utama adalah mereka terlalu ambisus. Perusahaan yakin bahwa mereka akan dapat membangun sistem informasi raksasa untuk mendukung kerja para manager. Beberap perusahaan tetap meneruskan usaha mereka untuk membuat MIS, walaupun sudah tidak sesuai dengan rencana awal mereka, sedang yg lainnya membatalkan MIS dan kembali kepada EDP.
Fokus Perbaikan Pada Pendukung Keputusan
Beberapa ilmuwan dari Massachusets Institute of Technology (MIT) melakukan formulasi pendekatan yg berbeda. Mereka adalah S. Scott Morton, G Anthony Gorry, dan Peter G.W Keen. Konsep ini dinamakan Decision Support system (DSS). DSS adalah informasi yg menghasilkan sistem yg ditujukan untuk masalah tertentu yg harus dipecahkan oleh manager, dan menghasilkan keputusanyg harus dibuat.
Masalah yg dapat dipecahkan dengan baik oleh DSS adalah masalah yg bersifat semistruktur. Masalah terstruktur adalah masalah yg elemenya diketahui dan hubungannya dapat dikeahui. Masalah tidak terstruktur adalah tidak ada elemen ataupun hubungannya yg dapat diketahui. Masalah semistruktur adalah bahwa beberapa elemen dan hubungannya dapat diketahui dan dimengerti, dan beberapa diantaranya tidak dapat diketahui.
Fokus Baru Pada Komunikasi
Selama waktu pemgembangan DSS, kepentingan dan minat difokuskan pada aplikasi komputer lain, yaitu office automation (OA), yaitu untuk mempermudah komunikasi dan meningkatkan produktifitas diantara manager dan staff dengan penggunaan peralatan elektronik dan elektromekanik. Alat pertama yg dikembangkan adalah word processor. Setelah itu baru teleconference, voice mail, electronic mail, fax,dll.
Fokus Potensial Pada Konsultasi
Belakangan ini ada perobahan, yaitu adanya penerapan artificial Intelegent (AI) untuk masalah bisnis. Ide dasar AI adalah bahwa komputer dapat diprogram untuk melakukan beberapa pemikiran logis seperti manusia. Subklas khusus dari AI yaitu Expert System, mendapatkan perhatian yg besar. Expert sistem adalah sistem yg berfungsi sebagai spesialis dalam satu aea. Contoh, ekspert sistem dapat memberikan beberapa bantuan kepada manager, sama seperti yg diberikan konsultan managemen
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar